Sabtu, 08 Januari 2011

Dampak Positif dan Negatif Sistem Pertanian Monokultur Tumbuhan Tebu


Pertanian Monokultur adalah pertanian yang hanya menggunakan satu jenis vegetasi yang di tanam. Dan teknik penggunaan sistem pertanian monokultur ada dampak positif dan negatifnya, khususnya dampak dari pencemaran tanah (struktur dan tekstur tanah yang berubah) sehingga berakibat tanah yang sebelumnya bersifat subur untuk ditanami menjadi kurang subur.


Struktur dan Tekstur Tanah Pertanian
Bila suatu tanah dianalisis, akan terlihat campuran yang terdiri dari bahan organik, anorganik, air, udara yang kesemuanya tercampur menjadi satu dalam keadaan yang sedemikian sempurnanya sehingga bahan-bahan penyusun itu sukar dipisahkan antara satu dengan yang lainnya. Susunan rata-rata atas dasar volume yang dianggap optimal untuk keperluan pertanian, adalah :
     45% senyawa organik
     25% air
     25% udara
       5% senyawa anorganik 
Senyawa organik merupakan akumulasi sisa-sisa tanaman yang sebagian telah diuraikan, dan bahan organik ini merupakan bagian yang mudah diserang oleh jasad hidup di dalam tanah yang sebagian besar tersusun oleh mikroba : bakteri, jamur, ragi, mikroalge dan protozoa.



Dampak Positif Pertanian Monokultur Tumbuhan Tebu
  1. Mempermudah petani dalam produksi karena tanaman tebu lebih mudah perawatannya dibanding dengan tanaman produksi lainnya.
  2. Kesejahteraan petani meningkat karena prosentase gagal panen tanaman sangat kecil
  3. Terbukanya lapangan pekerjaan untuk masyarakat dari pertanian tebu karena ada beberapa proses pertanian yang membutuhkan bantuan orang banyak, seperti pada saat pembibitan, pemupukan dan pembukaan pemanenan
  4. Berjalannya pabrik-pabrik industri gula dan home industri yang semakin maju karena pasokan bahan tumbuhan tebu cukup banyak.

Dampak Negatif Pertanian Monokultur Tumbuhan Tebu
  1. Menurunnya kualitas tanah
    akibat pertanian monokultur tebu yang berkelanjutan hal ini terindikasi dengan tekstur tanah yang mengeras dan ada yang menjadi pasir
  2. Rusaknya ekosistem pada area lahan pertanian tebu karena proses pasca panen melalui pembakaran sisa-sisa dau tebu yang menyebabkan kematian hewan dan vegetasi yang menguntungkan maupun merugikan untuk pertanian.
  3. Petani menjad tergantung pada pupuk sintesis karena menurunnya kualitas tanah akibat pertanian tebu terus menerus menyebabkan petani harus menggunakan pupuk sintesis tiap tahun.
  4. Karena mudahnya penjualan tanaman tebu mulai marak Praktek Ijon penjualan tanaman tebu.
(Sumber :KTIM "Dampak Pertanian Monokultur Tumbuahan Tebu" Mahasiswa Universitas Nusantara PGRI Kediri)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar